27022017

Tidak sering saya mengalami ‘vivid dreaming’, namun saya pernah dimimpikan rentetan moment pertemuan saya dengan pasangan hidup saya. Jauh kala itu saya belum mengenal dia. Tidak tau keberadaannya, rupanya apalagi namanya. Jika jodoh adalah rahasia Ilahi, maka tak ada celah bagi saya untuk mengetahui dengan siapa saya nantinya akan bermitra mengarungi hidup, melengkapi setengah ibadah di dunia ini.

Tergambar kurang lebih demikian.

Diawali denga pertemuan dengan teman-teman untuk nonton dibioskop, tak jelas siapa saja, tetapi saya kenal satu orang yang mana dia adalah pacar sahabat saya. Pacar sahabat saya itu mengatakan kalau dia mau mengajak temannya untuk ikut nonton. Ada adegan menunggu dan yang menjadi semakin menarik adalah sebuah adegan saya berkendara bersama “dia” mengantarkannya melewati jalan berliku, berbatu dan akhirnya tempat tinggal”nya” lah yang tertuju. Nampak sebuah paras yang saya tidak kenal. Hanya imaji akan “seseorang”. Siapa dia dan bagaimana rupanya sama sekali tak tergambar.

Saat saya terbangun dari impian tersebut, sebuah sensasi “butterfly in the stomach” dan degup jantung berpacu keras, seolah membangunkan saya, saat itu juga ‘sontak’ saya terbangun. Rentetan kejadian itu terasa sangat nyata walau tidur saya hanya 2 jam. Masih teringat, waktu menunjukkan pukul 05.45. Saya menyempatkan shalat Subuh dan setelahnya saya ceritakan pada ibu saya. “Mom… Aa barusan ketemu sama pasangan Aa…!!!”. Dan ibu saya pun hanya mengangguk, menutupi kekhawatirannya, kalau anaknya mengidap semacap ganguan jiwa :D.

Sejak itu, saya pun terjaga-jaga. Luapan batin terbumbung penuh tanya di akhir 2007, Tiga tahun jauhnya sebelum tiba waktunya.
Sepertinya semua manusia yang ditakdirkan hidup berpasang-pasangan, senantiasa bertanya akan siapa dan bagaimana pasangan mereka. Tak sedikit pencarian demi pencarian saya lakukan. Bermodalkan mimpi akan rentetan kejadian tersebut, saya mencoba untuk mencocokkan setiap potongan-potongan ‘puzzle’, dimana kala itu tak sedikit pun ‘clue’ apakah potongan puzzle tersebut memang bagian dari gambar utuh yang nantinya di takdirkan-Nya untuk menjalani hidup yang rahayu atau bagian dari kejadian hidup lain yang tak berhubungan dengan pencarian tersebut.Teka-teki itu pun terjawab di Bulan September 2010.

Kala itu Twitter sedang ‘hits’-‘hits’-nya. Update status berarti kita ada. Waktu itu lebaran hari ke-3, perjalanan saya bersilaturahmi ke keluarga sobat saya di Bandung. Kicau saya demikian ” @A&ReyNoorman : Agustusan….”. Tak lama kicau bersambut “@mitrarahayu : Aduh Gusti Tunduh Pisan 😀 RT@A&ReyNoorman : ….”

Berawal kicau tersebut, percakapan virtual era digital pun berlanjut. Janjian Hangout, tapi tak bisa jemput. Tak perlu risau dan juga takut. Karena, gayung tetap bersambut…. (aheuyyyy…..).

Singkat cerita, kami sama2 janji bertemu di Ibu Kota. Dan bukan perempuan yang mudah buat saya dekati, karena kasak-kusuk ia pun bertanya sana sini. Saya bersyukur, teman teman saya baik hati. (Berkah dan dipermudah rejekinya buat semua atas cerita baik yang akhirnya memberi jalan untuk seorang @mitrarahayu tetap melanjutkan kisahnya bersama saya dimasa itu)

Kami sama sama melakukan “orientasi”, saya pun sama sekali tidak ingat mimpi saya di tahun 2007. Dan tidak sedikit pun terbesit, bahwa dialah yang akan menjadi Bunda dari Euna, anakku. Kencan pertama kami sangatlah sederhana, seusai ia bekerja untuk sebuah project, Pre-Wed, saya menjemputnya. Keinginanya tidak aneh-aneh. Sehabis makan malam, dia hanya ingin melihat-lihat lampu. “Aku senang liat-liat lampu”, ujarnya. ” Aku Juga” Ujar ku. setelah makan malam tersebut, kami pun meluncur seputaran Sudirman, Thamrin. Melihat lampu dan sepatah dua patah kata yang terdengar sangat canggung. Kencan itu penuh “Kehati-hatian”, tidak pernah berpikir akan ada lanjutan atau berakhir ditepian, tak ada tujuan. Pertanyaan, apakah esok ini berkelanjutan? Karena, satu pertanyaan dengan ribuan jawaban setelah itu, “Gimana?”.

Jangankan kebulatan hati, tapi kami tampak sangat berhati-hati, walau terbesit ” jangan sampai lepas yang satu ini”. Maunya apa adanya, bukan ada apanya.

Hingga esok dan esoknya rasa yang ada, hanyalah mencoba menggali. Menggali rasa, menggali suka. Sepertinya, kami berdua butuh saling mengkonfirmasi. Apa yang kami berdua alami sebelum-seelumnya, tampaknya mendewasakan kami (baca : Gengsi). Tarik ulur pun terjadi.

Hingga suatu hari sebuah moment terjadi, Sebuah tugas membawa saya untuk melakukan perjalanan ke Bandung. Karena momentnya adalah menghadiri seorang artis yang berhelat ‘mantenan’, maka saya perlu berpasangan. Walau hanya manten sunat. (Anaknya Charly ST12, manten sunat diBandung).

Kesempatan itu tidak saya lewatkan. Saya minta dia menemani. Saat itu, kami belum mengkonfirmasi, apa nama status hubungan kami. “…Sekalian ujarnya, aku juga ada yang mau aku ambil dirumah. Boleh ya nanti mampir ke Cinunuk, Cibiru? dekat koq dgn lokasi acara.” “OK” jawabku.

Perjalanan ke Bandung, menjadi tak terasa, karena kami main “Pancasila Lima Dasar”. Menyempatkan menyambangi sahabat, sekalian lewat.
“Cinunuk sebelah mana, neng?” (Iya, saya senang memanggilnya ‘Nengkuwww’ dan dia paling sebal dipanggil ‘neng’ wkwkwkwkw) dan 11 tahun saya tinggal di Bandung, sangat terhitung perjalanan melewati ruas Ujung Berung hingga Cileunyi. “Sedikit lagi sampai Kangkuwww” ujar nya (Aheeeuuuyyyy… Akang…. kwetiawwww kali ah….wkwkwkwkwk).

‘Deja Vu’…. Jalan menuju Cinunuk, berbatu dan berliku….

“Aku ‘deja vu’ deh neng”… “Owwh…” dia menjawab sambil konsentrasi, khawatir salah belok…(atau mungkin sedang mencoba memahami apa yang saya maksud dengan Deja Vu) *ngikik dalam hati

Tidak sedikit pun saya terpikir akan ‘Deja vu’ tersebut berasal dari mimpi saya ditahun 2007. saya hanya menganggap itu hanya ‘Deja Vu’ biasa, sampai pada suatu waktu, saya teringat, bagaimana untuk pertama kalinya kami berdua bertemu. Beberapa bulan sebelum interaksi kami berdua dikicauan twitter itu.

Juli 2010, Tanggal 18. Menjadi kebiasaan, kalau masih bujangan, nggak masalah traktir sana-sini dan memang momentnya saat saya ulang tahun. Dan doa jomblo yang paling umum saat ulang tahun dari teman2 dan dari dalam lubuk hatinya yang terdalam adalah…. semoga segera dipertemukan jodohnya… ahahahaha….

Saya “tidak sadar” kala itu, kalau Allah sudah mengijabah doa saya. Waktu saya traktir nonton teman teman kantor, seorang teman (yang tadinya pacar sahabat saya) ikut mengajak pacarnya dan iya katakan ada temannya yang akan ikut juga. Hingga pertunjukkan bioskop mulai, teman saya itu ternyata terlambat, sehingga tak terjadi perkenalan apapun, dengan siapapun. Hingga film pun habis. Setelahpertunjukkan film habis, barulah saya berkesempatan diperkenalkan dengan temannya disaat kami bersama-sama di lobby untuk pulang. Sekilas saya tidak mengenali, namun parasnya yang familiar membuat saya mengenalinya sebagai pemilik akun @mitrarahayu di perkicauan twitter. Dan masih teringat saat itu, dia masih sibuk dengan telepon genggamnya, entah memang saat itu sedang disibukkan oleh percakapan di ‘BB’ nya, atau memang sama sekali tidak ‘notice’ dia dikenalkan dengan yang punya hajat.

Namun semuanya menjadi tidak masalah, karena pada akhirnya kami berdua mempunyai hajat bersama. 😀

Kamulah bukti, betapa Allah maha pengasih lagi maha penyayang.
Kamulah bukti, saat kita mempunyai mimpi, jangan lepaskan, karena akan ada saatnya tiba.
Kamulah bukti, bahwa cinta sejati bukanlah sesuatu yang tiba-tiba, KITA kejadian adalah sudah dipersiapkan-Nya.

…untuk mu… setengah Ibadah ku….

Mengingat 6 tahun lalu berijab qobul….

#BeraniBermimpi

Photo by Bang Joey dan Mang Aip — With Mitra, Joey and arief at Rumah Kuning Ijo

Good Night

….
#goodnight #night #nighttime #TagsForLikes #sleep #sleeptime #sleepy #sleepyhead #tired #goodday #instagood #instagoodnight #photooftheday #nightynight #lightsout #bed #bedtime #rest #nightowl #dark #moonlight #moon #out #passout #knockout #knockedout #nosheep – at Nasi Uduk H. Syahrin 5683

View on Path

KONSER DECADANCE LYLA 2016.
Sudah 10 tahun LYLA Band berkarya di Blantika Musik Indonesia dan telah menghasilkan album: 💽 “Yang Tak Terlupakan” (2008)
💽 “Lebih Dari Bintang” (2010)
💽 “Dengan Hati” (2013)
💽 “Dunia Sempurna” (2014)
💽 “Ga Romantis” (2016)

Sebagai Apresiasi dan Rasa Syukur, LYLA Band akan menggelar Konser 1 Dekade yang bertajuk DECADANCE LYLA tgl 13 Agustus 2016 di OSO Sport Center – Grand Wisata Tambun Bekasi

REVAMPING LYLA @lylaindonesia

NEW LOOK..! NEW STYLE..!
@ipesinaga
@farelyla
@dharmalyla
@difin_lyla
@dennislyla

Pastikan kamu datang untuk menikmati aksi dance LYLA dan bernyanyi bersama!

Dapatkan Tiket-nya di – Raja Karcis http://www.rajakarcis.com
– Indomaret http://www.indomaret.co.id

HOTLINE TICKETS: 085771617869

TICKET PRICE Inc. TAX:
– VVIP Rp. 385.000.-
– Tribune A Rp. 220.000.-
– Tribune B Rp. 165.000.-
– Festival VIP Rp. 192.500.-
– Festival Regular Rp. 110.000.- #DukungMusikIndonesia
#Konser1DekadeLYLA
#decadanceLYLA2016
#Revamping
#NewLookNewStyle
#Postour&CoLuwiSaluadji
#BonumPomade
#PanggayabyNadirRosa

Produced by:
#BintangKawakibiProduction
#TrinityOptimaProduction
#TrinityArtistManagement – with Dody, Angelwitha, Angky, Nadela, Anta, Ornel, Keke, Dharma, Yonathan, rify, Dennis Raf, ana, Dini, Irien, Simhala, odie, PUTKUP, istie, Rheza, Andi Wintha, Indra Sinaga, Tephie, Dinia, Triesya, Eunike, Christian, and Velliarahmi

View on Path

Malem Minggu Andrey-Ayu

– Obrolan malam ini –

👨: bun,kamu tau nggak salah satu keindahan ikan cupang?

👩: Apatu (sejujurnya gak ngerti ttg ikan)😐

👨: Jadi yaaa ikan cupang yang indah2 sekarang itu dulunya jelek2

👩: Kok bisa 🤔

👨: karena aslinya cupang bentuknya enggak menarik, bayangin ikan sepat tapi kecil,ceking,buntutnya biasa banget,

👩: Gak kebayang siii (makin mbingung,,taunya ikan asin sepat digoreng cocol sambel)😋😋

👨 : Seiring berjalannya waktu mereka kawin,nah Kawin nya itu dengan Varian lain yg seharusnya tidak terjadi,

👩: Haiyaahh (dalam hati)

👨: Karena pemanasan global atau emang kondisi bumi yg semakin membingungkan, akhirnya cupang berusaha bertahan hidup dgn Kawin sama yg bukan Varian nya, gak pake pilih2 yg ada dihajar,, eh skr cupangnya bagus2,, cakepnya udah kaya ikan koki

👩: Tambah bingung 🙃

👨: Intinya sih.. bisa jadi manusia yang salah,sembarangan menaruh ikan cupang yg bukan muhrimnya dikolam peliharaan atau memang alam semesta kadang membuat keindahan dari kesalahan

👩: Hmmmmm… yaudah bobok ajalah yuukkk, ngantukkk

#obrolannyamulaiberat
#omdwimanaomdwi

😆😐🤔🙃😮 with Mitra and Dwinanto at Roti Bakar Eddy

View on Path

Toko Daring Resmi


#TrinityMusicaBlibli – with Dini, AcongBenks, Diana, Angelwitha, Rudy, Dio, Nadela, Fagmala, Rafaela, Irien, Ornel, Keke, Ramby, Indri, Dina, Yonathan, Indrawati, Shinta, Nadia, Gumilang, rify, bionz |, Christian, Bibit, Chita, Christilia, Garmina Sista, Benny, Ventha, ana, teguh, Anta, Dinia, Nila, istie, Rheza, Firdha Novialita, Fauza, Ria, Tephie, Angky, RiaHD, Sidra, Triesya, Eunike, Diky, Tipot, A.Wintha, sidra pratama putra, Nyoman, Oktariadi, Velliarahmi, Rush, and Linda at fX Sudirman

View on Path